~ Urutan Turunnya Al-Qur’an ~

 

           Al-Qur’an terdiri dari 30 juz,114 surah dan berjumlah lebih kurang  6666 ayat. Al-Qur’an kali pertama diturunkan di Gua Hira yang sering disebut peristiwa Nuzulul Qur’an. Al-Qur’an diturunkan secara berangsur-angsur selama 22 tahun,2 bulan,22 hari.
Berdasarkan tempat diturunkannya,Al-Qur’an terbagi menjadi dua yaitu ayat Makiyyah (yang diturunkan sebelum hijrah ) dan ayat Madaniyyah (yang diturunkan setelah setelah hijrah).

            Masing-masing dari dua kategori ayat Al-Qur’an tersebut ,memiliki karakter tersendiri yang berbeda-beda. Walaupun perbedaan itu tidak bisa dengan mudah dideteksi oleh kaum aawam ,namun hal itu bisa dengan mudah dideteksi oleh para ulama yang mendalami bahasa Arab dengan car mendengar bacaan Al-Qur’an.

            Berikut ini perbedaan paling penting antara karakter ayat  makiyyah dan ayat madaniyyah.

No Ayat Makiyyah Ayat Madaniyyah
1 Kaya dengan unsur-unsur puitik yang menggungah perasaan. Lebih bersifat analistis dan mendalam.
2 Cenderung menggunakan kalimat-kalimat yang sangat retorik dan fasih. Cenderung menggunakan kalimat-kalimat hukum serta ungkapam-ungkapan syariat.
3 Mengandung unsur-unsur mau’izah,nasihat,tauhid,kabar tentang hari kiamat dan kehidupan akhirat,seta sejarah uma-umat masa lampau. Membahas persoalan hadd,fara’idh dan hukum.
4 Pendek-pendek dan sangat memperhatikan ritme serta sajak. Jarang memperhatikam ritme dan sajak. Ayat-ayatnya relatif  panjang.
5 Tidak mengandung kisah perdebatan dengan kaum Yahudi dan Nasrani. Banyak berisis materi perdebatan dengan kaum Yahudi dan Nasrani.
6 Jarang berisi sturan-aturan ibadah. Lebih terfokus pada persoalan akidah Mengatur persoalan ibadah.
7 Fokus pada persoalan dakwah,pemberian petunjuk,serta perkataan yang lemah lembut. Membahas tema-tema jihad disamping perintah untuk terus melakukan dakwah dan tabligh.

 

            Perbedaan gaya bahasa antara ayat-ayat makkiyah dan madaniyah lahir akibar perbedaan makna dan kandungan di antara keduanya. Gaya bahasa pemberian nasihat,misalnya,tentu berbeda dengan gaya bahasa pentetapan sanksi-sanksi hukum.

Pernyataan Aisyah r.a ,”Bagian yang kali pertama turun di dalam Al-Qur’an adalah surah pendek yang berisi penjelasan tentang surga dan neraka. Setelah orang-orang memeluk islam,barulah diturunkan ayat-ayat persoalan halal-haram. Seandainya ayat-ayat yang kali pertama turun adalah , ‘Janganlah kalian meminum khamar’ ,maka orang-orang tertentu akan akan berkata ‘Kami tidak akan pernah meninggalkan khamar selamanya.’ Seandainya ayat yang pertama kali ditutnkan itu berbunyi ‘Janganlah kalian berzina,’ maka mereka pasti berkata, ‘Kami tidak akan pernah meninggalkan zina selamanya.’

Contoh surah yang turun di Madinah yaitu surah Al-Baqarah dan surah An-Nisa yang banyak berisi materi perdebatan antara Islam dengan Yahudi dan Nasrani. Sedangkan contoh surat makkiyah adalah surah Al-Qamar yang banyak mengandung penjelasan hari kiamat yang sifatnya juga relatif pendek karena hal itu lebih mungkin menggugah perasaan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s