Pernahkah Rasulullah s.a.w melihat Allah?

Sebagian kelompok berpendapat jika melihat Allah  tidak mungkin terjadi. Namun,bagi Ahlus Sunnah wal-Jama’ah mengafirmasikan bahwamelihat Allah akan terjadi, mereka berpendapat bahwa melihat Allah memang tidak mungkin terjadi di dunia namun di akhirat nanti. Allah akan terlihat seperti melihat bulan purnama di langit jernih.

Aisyah r.a menegaskan, “Siapapun yang memberi tahu kalian bahwa Muhammad s.a.w pernah melihat Tuhannya,maka ia pasti berdusta.” (HR Bukhari dan Tirmidzi)

 

“Dia tidak dapat dicapai oleh penglihatan mata,sedang Dia dapat ,melihat segala penglihatan itu dan Dialah Yang Mahahalus,Mahateliti.” (Al An’am :103)

Dan tidaklah patut bagi seorang manusia bahwa Allah akan berbicara kepadanya kecuali dengan perantara wahyu atau dari belakang tabir…” (Asy Syura : 51)

Kedua ayat di atas juga digunakan oleh kelompok Muktazilah. Dan hingga di masa kini,mereka tidak pernah berhasil menemukan dalil  yang lebih kuat daripada kedua ayat itu.

Sementara itu, Ibnu Abbas berkata bahwa Rasulullah s.a.w memperoleh kehormatan  untuk melihat Allah ketika beliau bermikraj. Dalil yang digunakannya adalah ayat,

 

“Dan sungguh ,dia (Muhammad) telah melihatnya (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain.” (An Najm :13)

 

“Sungguh,dia telah melihat sebagian tanda-tanda (kebesaran) Tuhannya yang paling besar.” (An Najm :18)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s